Waspada Hepatitis B
Waspada sejak dini untuk cegah terlambat diagnosis
Kanker paru bisa berasal dari paru-paru sendiri atau dari bagian tubuh lain yang menyebar ke paru. Gejalanya sering mirip penyakit pernapasan biasa, sehingga banyak pasien terlambat terdiagnosis. Yuk cek gejala-gejalanya!
- Batuk menetap
Bantuk tidak kunjung sembuh, bahkan setelah minum obat. Bisa disertai rasa nyari atau batuk saat makan/minum. - Batuk berdarah
Dahak bercampur darah atau batuk darah segar, tanda adanya perdarahan di saluran pernapasan. - Sesak napas
Sulit bernapas karena cairan menumpuk di paru atau oksigen darah menurun. - Nyeri dada
Rasa nyeri yang menjalar ke punggung/bahu, makin terasa saat batuk, tertawa, atau bernapas dalam. - Suara serak
Kanker paru bisa merusak saraf pita suara sehingga suara pasien bisa menjadi serak. Biasanya, suara serak akan bertahan selama lebih dari 2 minggu. - Mengi (Nafas Bersiul)
Bunyi "ngik" saat bernapas karena penyempitan saluran udara. - Berat badan turun tanpa sebab
Nafsu makan hilang, badan cepat kurus, dan mudah lelah meski aktivitas ringan. - Lelah berlebihan
Tubuh terasa lemas dan tidak bertenaga meski cukup istirahat.
Gejala Lanjutan :
- Sakit di seluruh tubuh
- Sindroma Horner (mata cekung, kelopak turun, pupil kecil)
- Gangguan jantung atau irama jantung
- Pembengkakakn wajah/leher akibat penyumnbatan vena besar
Faktor Risiko :
- Merokok (90% kasus pada pria, 70% pada wanita)
- Paparan asap rokok/zat berbahaya di lingkungan atau tempat kerja
Kapan Harus Periksa ke Dokter
- Segera periksa jika mengalami batuk menetap hingga 2 minggu/lebih, batuk darah, atau sesak napas terutama bila Anda perokok atau memiliki riwayat paparan asap/zat berbahaya.

